Batasan Waktu Sholat Fardhu yang Tertulis Dalam Al Qur'an

Batasan Waktu Sholat Fardhu yang Tertulis Dalam Al Qur'an


waktu sholat via nu.or.id

Sebagai ibadah mahdhah, shalat diatur secara rinci dalam hadits-hadits Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam. Termasuk waktunya. Lalu, kenapa sekarang waktu sholat semakin cepat? Kenapa waktu sholat berubah-ubah? Ini semua jawabannya!

Shalat adalah berharap kepada Allah dengan sepenuh jiwa, dengan segala khusyu’ dihadapan-Nya dan berikhlas bagi-Nya serta hadir hati dalam berdzikir, berdo’a dan memuji.


Sebagai umat Islam kita wajib mendirikan sholat lima waktu, yang juga termasuk dalam rukun Islam nomor dua.

Kenapa sekarang waktu sholat semakin cepat? Dilansir dari sciencealert.com, perjalanan waktu yang semakin cepat ini ternyata bukan akibat kekhawatiran, tanggung jawab dan kewajiban yang semakin bertambah seiring makin tuanya kita. Penelitian menunjukkan bahwa perpindahan waktu yang terasa makin cepat untuk orang berumur membuat hidupnya terasa sibuk dan terburu-buru.

Secara ilmiah, Harun Yahya menyatakan bahwa terdapat frekuensi dasar yang bermula dari getaran alami antara permukaan bumi dan ionosfer konduktif. Frekuensi dasar ini dikenal dengan detak jantung dunia, dan diketahui sebagia Resonansi Schumann.

Dalam ayat Al Quran sudah ada keterangan mengenai waktu shalat. Bagaimanakah waktu shalat tersebut?

Allah Ta’ala berfirman,

أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَى غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآَنَ الْفَجْرِ إِنَّ قُرْآَنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا (78) وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا (79)

“Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat). Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al Isra’: 78-79).

Dalam Al Qur’an ketetapan sholat termasuk salah satu perintah Allah kepada Rasul yang paling awal. Adakah 3 waktu shalat dalam al quran? Dikutip dari rumaysho.com ada tiga macam waktu shalat, diantaranya:

Waktu pertama yang disebutkan adalah waktu ‘duluk’. Yang dimaksudkan adalah waktu setelah matahari tergelincir mengarah ke arah barat (arah matahari tenggelam). Adapun yang dimaksud dengan waktu pertama adalah shalat Zhuhur yang berada di awal waktu duluk dan shalat Ashar yang berada di akhir waktu duluk.

Waktu kedua adalah ‘ghasaqil lail’. Yang dimaksudkan adalah gelap malam. Shalat yang dikerjakan di awal ghasaq adalah shalat Maghrib, sedangkan di akhirnya adalah shalat Isya.

Waktu ketiga adalah waktu fajar. Disebut dalam ayat dengan “Qur-anal Fajri”, yang dimaksud adalah shalat fajar (shalat Shubuh). Shalat Shubuh disebut qur-anal fajri karena saat Shubuh adalah waktu yang disunnahkan untuk memperlama bacaan Al Quran. Keutamaan membaca Al Quran saat itu karena disaksikan oleh Allah, oleh malaikat malam dan malaikat siang.


ilustrasi sholat via islami.arbamedia.com

Berapa lama waktu sholat subuh? Shalat Subuh dilakukan dua rakaat. Waktu mulainya sholat subuh dimulai dari terbitnya fajar kedua sampai terbitnya matahari. Fajar kedua yang dimaksud yaitu munculnya cahaya putih yang membentang di ufuk timur.

Berapa lama waktu shalat dzuhur? Shalat Dzuhur dilakukan empat rakaat. Waktu mulainya sholat dzuhur dimulai saat matahari telah melewati tengah-tengah langit hingga panjang bayangan sesuatu sama dengan tingginya.

Jika matahari makin naik, maka bayangan benda akan semakin pendek hingga matahari condong ke barat.

Dan setelah itu bayangan akan kembali memanjang saat matahari condong ke arah barat, maka waktu shalat dzuhur telah masuk.

Dan jika bayangannya kembali memanjang dan sama dengan panjang objek, maka waktu sholat dzuhur telah berakhir.

Berapa lama waktu sholat ashar? Shalat Ashar dilakukan sebanyak empat rakaat. Waktu mulainya shalat ashar dimulai ketika panjang bayangan sesuatu sama dengan objek sampai matahari menguning atau memerah saat matahari terbenam.

Kenapa waktu sholat magrib berubah? Perubahan waktu sholat terkadang menjadikan beberapa orang merasa bingung, terlebih jika mereka ada di lokasi yang jarang atau kesulitan untuk mendengar waktu adzan.

Jika kita menanyakan waktu sholat berubah-ubah, maka mudahnya bisa kembali pada sejarah Nabi Muhammad SAW. Jika melihat dari sejarah dan menelitinya, pada zaman Rasul tak ditentukan waktu sholat seperti dengan jam. Ini dikarenakan pada masa itu, waktu sholat dipatok dengan tanda-tanda kebesaran Allah yang bisa kita lihat secara langsung dan mudah.

Adanya tanda-tanda kebesaran Allah untuk menentukan waktu sholat antara lain matahari, langit dan mega, serta rotasi antara bumi dan juga matahari, bulan, atau sebaliknya. Hal ini tetap memiliki inti yang sama, yaitu menetapkan arah jarum jam untuk bisa menjadi pengingat bagi kita dan memudahkan untuk melakukan ibadah sholat kepada Allah SWT.

Berapa waktu sholat isya? Shalat Isya dilakukan sebanyak empat rakaat. Waktu mulainya shalat isya dimulai ketika hilangnya syafaq dan kemudian berakhir hingga waktu menunjukkan tengah malam, bukan hingga menjelang imsyak.

Baca Juga : Agar Sholat Tak Ketinggalan, Berikut Cara Sholat Jamak Saat Bepergian Jauh

4 Waktu Dilarang Shalat

ilustrasi waktu dilarang sholat via rizemweb.cf

Ada beberapa waktu yang dilarang shalat di dalamnya, baik larangan tersebut terhitung sebagai haram atau makruh. Kenapa ada waktu haram sholat? Kapan saja waktu-waktu yang dilarang mengerjakan shalat? Dan apakah dalam waktu-waktu tersebut, sama sekali tidak boleh mengerjakan sholat? Berikut 4 waktu dilarang shalat yang harus Anda ketahui.

1. Setelah shalat subuh sampai matahari terbit
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

صَلِّ صَلاَةَ الصُّبْحِ ثُمَّ أَقْصِرْ عَنِ الصَّلاَةِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ حَتَّى تَرْتَفِعَ فَإِنَّهَا تَطْلُعُ حِينَ تَطْلُعُ بَيْنَ قَرْنَىْ شَيْطَانٍ وَحِينَئِذٍ يَسْجُدُ لَهَا الْكُفَّارُ

“Lakukanlah shalat Subuh kemudian janganlah engkau shalat sampai matahari terbit dan meninggi karena sesungguhnya ia terbit di antara dua tanduk setan dan saat itu orang-orang kafir bersujud kepadanya” (HR. Muslim)

2. Ketika matahari terbit sampai seukuran satu tombak
Sebagaimana hadits di atas

3. Ketika matahari tepat di atas kepala sampai condong ke arah barat
Lanjutan hadits di atas:

ثُمَّ صَلِّ فَإِنَّ الصَّلاَةَ مَشْهُودَةٌ مَحْضُورَةٌ حَتَّى يَسْتَقِلَّ الظِّلُّ بِالرُّمْحِ ثُمَّ أَقْصِرْ عَنِ الصَّلاَةِ فَإِنَّ حِينَئِذٍ تُسْجَرُ جَهَنَّمُ

“kemudian lakukanlah shalat karena shalat ketika itu disaksikan dan dihadiri oleh para malaikat sampai bayangan matahari sama dengan tingginya sebuah tongkat kemudian janganlah engkau shalat saat itu karena saat itu neraka jahanam menyala-nyala” (HR. Muslim)

4. Setelah Shalat Ashar sampai matahari terbenam

فَإِذَا أَقْبَلَ الْفَىْءُ فَصَلِّ فَإِنَّ الصَّلاَةَ مَشْهُودَةٌ مَحْضُورَةٌ حَتَّى تُصَلِّىَ الْعَصْرَ ثُمَّ أَقْصِرْ عَنِ الصَّلاَةِ حَتَّى تَغْرُبَ الشَّمْسُ فَإِنَّهَا تَغْرُبُ بَيْنَ قَرْنَىْ شَيْطَانٍ وَحِينَئِذٍ يَسْجُدُ لَهَا الْكُفَّارُ

“jika bayangan matahari telah condong ke arah timur makan shalatlah sesungguhnya shalat yang dilakukan saat itu dihadiri oleh para malaikat sampai engkau melakukan sholat ashar janganlah engkau shalat sampai matahari terbenam karena sesungguhnya terbenam di antara dua tanduk setan dan saat itulah orang-orang kafir bersujud kepadanya” (HR. Muslim)

Yang tidak diperbolehkan dalam waktu dilarang shalat adalah shalat sunnah mutlak yakni shalat sunnah yang tidak ada sebab tertentu. Sedangkan shalat dengan sebab tertentu seperti shalat tahiyatul masjid dan shalat setelah wudhu, hal itu tetap diperbolehkan.

Boleh shalat sunnah sebelum pelaksanaan shalat Jumat walaupun saat itu matahari berada tepat di atas kepala.

Baca Juga : Na'udzubillah, Begini Pedihnya Siksaan Azab Kubur Bagi yang Meninggalkan Sholat

Nah, itulah penjelasan tentang waktu sholat yang harus muslim perhatikan. Semoga penjelasan di atas bermanfaat dan menambah wawasan bagi Anda. Mohon maaf jika ada kesalahan ataupun kekurangan.

MasyaAllah, Ilmuan Ini Ungkap Rahasia Besar Ubun-Ubun (berdusta lagi durhaka) Dalam Al-Qur'an

MasyaAllah, Ilmuan Ini Ungkap Rahasia Besar Ubun-Ubun (berdusta lagi durhaka) Dalam Al-Qur'an


Ubun-ubun (foto: Media2give)

Mungkin masih banyak yang bertanya-tanya, kenapa dalam Al-Quran ubun-ubun dikatakan  berdusta lagi durhaka?

Padahal kita tahu yang sering berdusta dan durhaka adalah mulut dan perbuatan manusia.

Maha suci Allah dengan segala kebesaranNya, ternyata ini rahasia besar ubun-ubun yang telah diungkap oleh ilmuan modern!

Tidak ada satupun organ tubuh manusia luput dari perincian Allah swt. Bukti nyata akan kebesran Sang Pencipta.

Begitu juga dengan ubun-ubun, dalam Al-Qur'an jelas diterangkan;

Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, (yaitu) ubun-ubun orang yang berdusta lagi durhaka.” (Al-‘Alaq: 15-16).

Sangat jelas pada surat Al-‘Alaq: 15-16, Allah swt  mengistilahkannya dengan kata nashiyah dan  menyifati kata nashiyah dengan kata kadzibah khathi’ah (berdusta lagi durhaka).

Namun, bagaimana mungkin ubun-ubun disebut berdusta sedangkan ia tidak berbicara?

Dan bagaimana mungkin ia disebut durhaka sedangkan ia tidak berbuat salah?

Sebuah penelitian yang dilakukan para Ilmuan ini pasti membuat Anda tercengang.

Prof. Muhammad Yusuf Sakr memaparkan bahwa tugas bagian otak yang ada di ubun-ubun manusia adalah mengarahkan perilaku seseorang.

Kalau orang mau berbohong, maka keputusan diambil di frontal lobe yang bertepatan dengan dahi dan ubun-ubunnya. Begitu juga, kalau ia mau berbuat salah, maka keputusan juga terjadi di ubun-ubun.” ungkap Prof. Muhammad Yusuf.

Kemudian ia memaparkan masalah ini menurut beberapa pakar ahli. Di antaranya adalah Prof. Keith L More yang menegaskan bahwa ubun-ubun merupakan penanggungjawab atas pertimbangan-pertimbangan tertinggi dan pengarah perilaku manusia.

Sementara organ tubuh hanyalah prajurit yang melaksanakan keputusan-keputusan yang diambil di ubun-ubun.

Dengan mempelajari susunan organ bagian atas dahi, maka ditemukan bahwa ia terdiri dari salah satu tulang tengkorak yang disebut frontal bone.

Tugas tulang ini adalah melindungi salah satu cuping otak yang disebut frontal lobe. Di dalamnya terdapat sejumlah pusat neorotis yang berbeda dari segi tempat dan fungsinya.

Lapisan depan merupakan bagian terbesar dari frontal lobe, dan tugasnya terkait dengan pembentukan kepribadian individu.

Ia dianggap sebagai pusat tertinggi di antara pusat-pusat konsentrasi, berpikir, dan memori. Ia memainkan peran yang terstruktur bagi kedalaman sensasi individu, dan ia memiliki pengaruh dalam menentukan inisiasi dan kognisi.

Lapisan ini berada tepat di belakang dahi. Maksudnya, ia bersembunyi di dalam ubun-ubun.

Dengan demikian, lapisan depan itulah yang mengarahkan sebagian tindakan manusia yang menunjukkan kepribadiannya seperti kejujuran dan kebohongan, kebenaran dan kesalahan, dan seterusnya.

Bagian inilah yang membedakan di antara sifat-sifat tersebut, dan juga memotivasi seseorang untuk bernisiatif melakukan kebaikan atau kejahatan.

Bahkan,  undang-undang di sebagian negara bagian Amerika menetapkan sanksi gembong penjahat yang merepotkan kepolisian dengan mengangkat bagian depan dari otak (ubun-ubun) karena merupakan pusat kendali dan instruksi, agar penjahat tersebut menjadi seperti anak kecil penurut yang menerima perintah dari siapa saja, seperti dilansir dari islampos.com.


Ketika Prof. Keith L Moore membicarakan penelitian seputar mukjizat ilmiah dalam ubun-ubun pada semintar internasional di Kairo.

Ia tidak hanya berbicara tentang fungsi frontal lobe dalam otak (ubun-ubun) manusia.

Bahkan, pembicaraan merembet kepada fungsi ubun-ubun pada otak hewan dengan berbagai jenis.

Ia menunjukkan beberapa gambar frontal lobe sejumlah hewan seraya menyatakan, “Penelitian komparatif terhadap anatomi manusia dan hewan menunjukkan kesamaan fungsi ubun-ubun.

Ternyata, ubun-ubun merupakan pusat kontrol dan pengarauh pada manusia, sekaligus pada hewan yang memiliki otak.

Seketika itu, pernyataan Prof. Keith mengingatkan saya tentang firman Allah, “Tidak ada suatu binatang melata pun melainkan Dia-lah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus.” (Hud: 56)

Beberapa hadits Nabi SAW yang bericara tentang ubun-ubun, seperti doa Nabi SAW, “Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba laki-laki-Mu dan anak hamba perempuan-Mu, ubun-ubunku ada di tangan-Mu…”

Juga seperti doa Nabi SAW, “Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan setiap sesuatu yang Engkau pegang ubun-ubunnya…

Juga seperti sabda Nabi SAW, “Kuda itu diikatkan kebaikan pada ubun-ubunnya hingga hari Kiamat.

Baca Juga:


Sisi-Sisi Mukjizat Ilmiah

Prof. Keith L Moore mengajukan argumen atas mukjizat ilmiah ini dengan mengatakan,

Informasi-informasi yang kita ketahui tentang fungsi otak itu sebelum pernah disebutkan sepanjang sejarah, dan kita tidak menemukannya sama sekali dalam buku-buku kedokteran.

Seandainya kita mengumpulkan semua buku pengobatan di masa Nabi SAW dan beberapa abad sesudahnya, maka kita tidak menemukan keterangan apapun tentang fungsi frontal lobe atau ubun-ubun.

Pembicaraan tentangnya tidak ada kecuali dalam kitab ini (al-Qur’an al-Karim). Hal itu menunjukkan bahwa ini adalah ilmu Allah yang pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu, dan membuktikan bahwa Muhammad adalah Utusan Allah.

MasyaAllah...

Pengetahuan tentang fungsi frontal lobe dimulai pada tahun 1842, yaitu ketika salah seorang pekerja di Amerika tertusuk ubun-ubunnya stik, lalu hal tersebut memengaruhi perilakunya, tetapi tidak membahayakan fungsi tubuh yang lain.

Dari sini para dokter mulai mengetahui fungsi frontal lobe dan hubungannya dengan perilaku seseorang. wallahu a’lam.

Buah Delima, Makanan Seribu Khasiat yang Jelas Dirincikan dalam Al Qur’an dan Hadist

Buah Delima, Makanan Seribu Khasiat yang Jelas Dirincikan dalam Al Qur’an dan Hadist

Gambar buah delima dilansir dari satucahayailahi

MasyaAllah...

Sungguh luar biasa buah yang satu ini, hingga disejajarkan oleh Allah dengan buah anggur dan zaitun, karena khasiatnya.

Berikut 11 manfaat luar biasa buah delima bagi kesehatan yang sudah terbukti dari segi medis!

Rasanya kita sudah tak asing dengan buah delima.

Delima berasal dari Timur Tengah, tersebar di daerah subtropik sampai tropik, dari dataran rendah sampai di bawah 1.000 m dpl.

Bentukuknya perdu atau pohon kecil dengan tinggi 2–5 m. Batang berkayu, ranting bersegi, percabangan banyak, lemah, berduri pada ketiak daunnya, cokelat ketika masih muda, dan hijau kotor setelah tua.

Daun tunggal, bertangkai pendek, letaknya berkelompok. Helaian daun bentuknya lonjong sampai lanset, pangkal lancip, ujung tumpul, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan mengkilap, panjang 1–9 cm, lebar 0,5–2,5 cm, warnanya hijau.

Rincian buah delima dalam Al Qur’an;

Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan Maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman,” (QS. Al An’am: 99).

Dalam Alquran surat Ar-Rahman disebutkan bahwa delima termasuk buah surga.

" Di dalamnya (surga) ada buah-buahan, pepohonan kurma dan delima," (QS. Ar-Rahman: 68),"

Buah delima dalam Hadist;

Dalam riwayat yang ditulis Ibnu Abbas di sebuah hadits menyebutkan bahwa buah delima dianggap sebagai salah satu buah surga, karena Nabi Muhammad juga suka sekali memakan buah ini.

" Masing-masing dari buah delima kalian diserbuki oleh benih delima surga," (Shahih Muslim).

Dalam sebuah riwayat Harb dan parawi meriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib, yang bunyinya: " Makanlah buah delima dan bagian dagingnya sekaligus, karena buah ini berfungsi membersihkan lambung" .

Senada dengan Al-Quran dan hadist, banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa buah delima memiliki keajaiban yang sangat beragam.

Berikut adalah 11 kasiat buah delima yang diungkap oleh oleh para ilmuwan seperti dikutip dari islampos.com;

1. Antioksidan

Penelitian terbaru menyebutkan bahwa buah delima kaya akan antosianidin yang berkhasiat antioksidandan anti-inflamasi.

Jus buah delima disebut-sebut memiliki antioksidan lebih besar daripada“makanan super” lain seperti anggur merah, teh hijau,dan blueberry.

Antioksidan melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel. Kerusakan sel ini berkaitan dengan segala macam penyakit termasuk kanker, penyakit jantung dan alzheimer.

2. Melindungi jantung

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences menemukan bahwa jus delima memerangi pengerasan arteri dan penyakit terkait seperti serangan jantung dan stroke.

Buah delima mencegah penumpukan plak di arteri dan dapat meluruhkan penumpukan plak sebelumnya.

Studi lain pada Journal of Cardiology menemukan bahwa pasien penyakit jantung koroner (PJK) yang meminum sari buah delima setiap hari selama tiga bulan menunjukkan peningkatan aliran darah ke jantung sekitar 17 persen. Aliran darah justru menurun sebesar 18 persen pada kelompok plasebo.

3. Menurunkan kolesterol buruk

Menurut penelitian di American Journal of Clinical Nutrition, antioksidan dalam buah delima dapat mengurangi oksidasi LDL (kolesterol jahat) pada tikus.

Hal ini menurunkan kadar LDL dan meningkatkan HDL (kolesterol baik).

4. Menurunkan tekanan darah

Satu studi menunjukkan bahwa minum 1,7 ons jus delima per hari menurunkan tekanan darah sistolik sebanyak 5 persen.

5. Mencegah dan mengobati kanker

Buah delima memiliki khasiat mencegah dan mengobati berbagai jenis kanker:

  • Studi di Israel menunjukkan bahwa sari buah delima menghancurkan sel-sel kanker payudara sementara membiarkan sel-sel sehat. Buah delima juga dapat mencegah pembentukan sel kanker payudara.
  • Ekstrak biji delima terfermentasi yang kaya polifenol mempromosikan pemulihan sel-sel leukemia kembali menjadi normal.
  • Studi pada tikus menunjukkan bahwa sari buah delima dapat menghambat perkembangan kanker paru-paru dan kanker prostat.

Dalam sebuah penelitian terhadap 50 laki-laki yang telah menjalani pengobatan kanker prostat, konsumsi 205 gram jus delima setiap hari memperlambat penggandaan PSA (ukuran perkembangan kanker prostat) dan mengurangi kebutuhan perawatan lebih lanjut sepertikemoterapi atau terapi hormon. Tak satu pun dari pasien yang mengembangkan kanker sampai menyebar di luar prostat selama studi.

6. Melindungi otak bayi

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Pediatric Research menemukan bahwa meminum jus buah delima selama kehamilan membantu melindungi otak bayi yang baru lahir setelah kelahiran traumatik.

7. Mencegah osteoartritis

Beberapa studi menunjukkan bahwa sari buah delima dapat mencegah kerusakan tulang rawan.

Menurut penelitian di Case Western Reserve University yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition, ekstrak delima menurunkan tingkat bahan kimia yang disebut interleukin-1b (IL-1b) dan enzim yang mengikis tulang rawan dan membuat inflamasi.

Para peneliti mengatakan ekstrak buah delima mungkin dapat menghambat degradasi kartilago pada osteoartritis.

8. Mencegah penyakit Alzheimer

Buah delima mungkin mencegah dan memperlambat penyakit Alzheimer.

Dalam sebuah studi, tikus yang dibiakkan untuk mengembangkan penyakit Alzheimer diberi jus delima. Mereka mengakumulasi plak amiloid yang lebih sedikit dan melakukan tugas-tugas mental yang lebih baik.

9. Melindungi gigi

Penelitian menunjukkan bahwa minum jus delima mungkin merupakan cara alami untuk mencegah plak gigi.

Baca Juga:

10. Kontrasepsi alami

Studi laboratorium menunjukkan bahwa kelinci percobaan (guinea pig) betina yang diberi makan buah delima tidak hamil setelah dikawinkan dengan pejantan mereka.

Penelitian itu juga menunjukkan bahwa setelah 4 bulan tidak makan buah delima, kesuburan kelinci betina kembali normal seperti semula.

11. Sumber nutrisi

Satu buah delima memiliki sekitar 40 persen kebutuhan vitamin C harian yang direkomendasikan untuk orang dewasa, bersama dengan asam folat, serat, kalium, niasin dan vitamin A dan E.

MasyaAllah...

Sesungguhnya manfaat-manfaat medis yang Allah simpan di dalam buah ini menunjukkan akan pentingnya buah ini.

Allah Subhanahu wa Ta’ala memuliakan buah ini dan menjadikan di dalamnya obat bagi seluruh penghuni Dunia. Wallahu A’lam.

Do'a Syukur Nikmat, Agar Rezekinya Barokah dan Selalu Dekat Allah

Do'a Syukur Nikmat, Agar Rezekinya Barokah dan Selalu Dekat Allah


Doa bersyukur via hubunganmanusiadenganalloh.blogspot.com

Kita harus bersyukur kepada Allah atas semua rahmat yang telah dilimpahkan kepada kita. Banyak caranya, salah satunya adalah selalu istiqomah beribadah dan tak lupa membaca doa syukur nikmat berikut ini.

Doa yang akan dibagi kali ini adalah bacaan do a syukur nikmat kepada Allah SWT lengkap bahasa arab, latin dan artinya. Kita sebagai manusia wajib selalu bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan, kami disini juga akan membahas mengenai penjelasan syukur nikmat dalam islam.

Ketika Allah memberikan nikmat kepada hamba-Nya, maka yang harus dilakukan pertama kali adalah bersyukur. Dalam firman-Nya, Allah telah menyebutkan tentang bersyukur. Apakah yang dimaksud dengan syukur nikmat? Apa lawan dari syukur nikmat? Dibawah inilah penjelasannya.

Makna Syukur dalam Al-Quran

Rasul saw pernah bersabda bahwa orang yang paling bersyukur ialah manusia yang paling qanaah (menerima pemberian Allah) dalam kehidupannya, sedang manusia yang paling kufur adalah manusia yang rakus dan tamak. Karena orang yang rakus itu tak pernah menikmati yang sudah ia terima, tapi ia masih terus berangan-angan terhadap apa yang belum ia miliki.

Imam ali ra mengatakan orang yang qanaah adalah orang yang kaya. Sedangkan yang rakus/tama’ adalah sebenarnya orang fakir.

A. KATA SYUKUR DALAM AL-QURAN
Kata “Syukur” dan yang seakar dengannya disebutkan sebanyak 75 kali dalam al-Quran. Menariknya, kata al-Quran juga menyebutkan sejumlah yang sama (75 kali) untuk kata “Bala’” (Musibah). Sebagian mufassir mengatakan bahwa sepertinya hal ini mengindikasikan bahwa Allah SWT ingin mengatakan bahwa adanya musibah itu karena kurangnya bersyukur kepada Allah SWT.

B. PERINTAH BERSYUKUR DAN LARANGAN KUFUR
“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7)

Pada ayat diatas Allah mengumumkan kepada kita bahwa jika kita bersyukur atas nikmat2 yang kita terima, maka Allah akan menambah nikmat diatas kenikmatan yang telah diberikan-Nya pada kita. Tambahan nikmat yang dimaksud disini bisa berbentuk zahir (seperti harta yang bertambah), ataupun batin (misal: ketentraman hati, kebahagiaan keluarga, kekhusyuan shalat, ataupun nikmat-nikmat yang nanti akan kita terima di akherat nanti).

Kemudian ketika hamba-Nya kufur nikmat, bahasa yang digunakan Allah dalam ayat diatas tidak dengan “akan aku adzab” (semodel dng ketika bersyukur: akan aku tambah nikmat), tapi cukup dengan warning bahwa “adzab-Ku sangat pedih”.

Jadi kalau nantinya seseorang mendapatkan adzab, itu adalah hasil dari apa yang dia lakukan sendiri, bukan karena Allah. Sebagaimana dengan nikmat, makna “adzab” pun bermacam-macam. Bisa saja bentuknya adalah dicabutnya nikmat dengan berbagai cara. Bentuk-bentuk siksaan lain misalnya adalah dicabutnya rasa takut kita untuk berbuat dosa, kita tidak lagi merasa rindu dengan surga ketika diceritakan, dll.

C. MUSIBAH TIDAK MENIMPA ORANG-ORANG YANG BERSYUKUR
Musibah (bala’) sebenarnya tidak akan pernah muncul ketika seseorang selalu merasa bersyukur. Karena apapun yang diterimanya dia akan merasa bahwa itu adalah yg terbaik baginya, sehingga ia bersyukur atasnya.

“Mengapa Allah akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman? Dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui.” (QS.An-Nisa: 147)

Allah tidak akan menyiksa (menimpakan musibah) jika kita bersyukur dan beriman. Oleh karena itu selalu ingatlah kepada Allah dan bersyukurlah, jangan kufur nikmat. Demikian seperti firman-Nya berikut:

Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku. (QS. Al-Baqarah: 152)

Ketika kita mengingat-ingat nikmat Allah sebenarnya nikmat tersebut tak terhingga jumlahnya. “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An-Nahl: 18)

Kalau menghitung saja kita tidak akan mampu, bagaimana mungkin kita akan mampu untuk mensyukuri dengan sempurna?


Hikmah syukur nikmat via ceramahmotivasi.com

D. SYUKUR ADALAH IBADAH YANG TAKKAN PERNAH SAMPAI KE PUNCAKNYA
Syukur adalah ibadah yang tidak akan pernah sampai pada puncaknya. Antara lain karena setiap ungkapan syukur adalah sesuatu yang harus disyukuri pula, karena taufik dan kemampuan yang diberikan-Nya lah kita dapat melakukannya.

Allah berfirman kepada Musa as: “Hai Musa, bersyukurlah kepada-Ku dengan syukur yang sebenarnya. Kemudian Musa as berkata: bagaimana aku bersyukur sebenar-benarnya, sedangkan tiada ungkapan syukur yang kuungkapkan kepadaMu melainkan itu juga merupakan nikmatMu. Allah SWT menjawab: Ya Musa, sekarang kamu baru bersyukur sebenar-benarnya karena kamu menyakini bahwa segala sesuatu adalah pemberian-Ku.”

Syukur adalah menampakkan dan menggunakan nikmat Allah baik dalam keyakinan di hati, ungkapan, amalan praktek.

E. BERSYUKUR ADALAH SYARAT TAUHID
“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah.” (QS al-Baqarah [2:172])

Ayat tersebut mengatakan bahwa kita belum disebut sebagai benar-benar mengesakan Allah, menyembah Allah yang Maha Esa kalau kita belum bersyukur kepada-Nya.

F. SYUKUR ATAU KUFUR SEJATINYA UNTUK DIRI KITA SENDIRI
“Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, yaitu: “Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji”.(QS Luqman:12)

Apa lawan dari syukur nikmat? lawan dari syukur nikmat adalah kufur nikmat atau mengingkari nikmat Allah.

Konsep Al-Quran mengatakan bahwa setiap perbuatan itu akan kembali kepada diri pelakunya sendiri. Allah tidak membutuhkan perbuatan baik kita, tapi kitalah yang membutuhkannya. Seperti dalam ayat lain “In ahsantum ahsantum li anfusikum, wa in asa’tum fa laha” (jika kalian berbuat baik sejatinya itu perbuatan baik untuk diri kalian sendiri, demikian juga dengan perbuatan buruk juga akan kembali kepada pelakunya sendiri).

Demikian juga dengan bersyukur. Allah tidak membutuhkan syukur kita, tapi kitalah yang membutuhkan syukur itu untuk diri kita sendiri. Jika seluruh makhluq kufur pun, tidak akan mengurangi kekuasan dan kekayaan Allah SWT.

Dibawah ini merupakan hadits syukur nikmat riwayat muslim

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ انْظُرُوا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لَا تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ 

Dari Abu Hurairah berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Pandanglah orang yang berada dibawah kalian, jangan memandang yang ada di atas kalian, itu lebih laik membuat kalian tidak mengkufuri nikmat Allah” (HR. Muslim).

Dalam hadis ini, Rasulullah Saw memperingatkan , bahwa manusia harus bersikap syukur terhadap nikmat Allah Swt yang dianugerahkan kepadanya. Dan resep yang dijelaskan Rasulullah Saw adalah manusia agar memandang ke bawah atau lebih rendah dalam hal keduniaan seperti; kedudukan, pangkat, dan harta kekayaan karena hal tersebut akan mendorong manusia untuk lebih bersyukur.

Dan Manusia harus sadar bahwa, kedudukan atau pangkat serta harta kekayaan yang lebih tinggi yang dimiliki orang lain itu merupakan ujian, sehingga manusia lebih selamat memandang ke bawah dalam hal tersebut. sehingga terhindar dari sikap mengandai-andai yang menimbulkan manusia akan jauh dari syukur nikmat.


Syukur nikmat via nusantaramengaji.com

Doa Syukur Nikmat

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Rabbi aw zi’niy an asykura ni’matakallatiy an’amta ‘alayya wa’alaa waalidayya wa an a’mala shaalihan tardhaahu wa ashlihliy fii dzurriyyatiy inniy tubtu ilayka wa inniy minal muslimiin

Artinya : “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”. (Q.S. Al-Ahqaf : 15).

Lalu apa hikmah syukur nikmat? Hikmah yang dapat kita ambil dari syukur nikmat adalah Allah akan menambah nikmatnya, dijauhkan dari siksa neraka, mengajarkan kita bahwa nikmat yang telah kita terima tidak akan bisa kita terima tanpa kebaikan Allah maka kita harus selalu bersyukur, serta menjadikan kita manusia yang selalu berjalan dijalan yang benar dan tidak tinggi hati.

Nah, itulah penjelasan mengenai syukur nikmat, demikian penjelasan yang bisa kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Kentut Memang Membatalkan Wudhu, Bagaimana Kalau Keluar Air Mata? Tetap Sahkah Wudhunya?

Kentut Memang Membatalkan Wudhu, Bagaimana Kalau Keluar Air Mata? Tetap Sahkah Wudhunya?


air mata via sisiput.com

Apa air mata membatalkan wudhu? Selain membahas wudhu kita juga akan membahas fakta-fakta tentang air mata.

Air mata, setiap manusia dianugerahi air mata oleh Allah SWT. Bagaimana air mata terbentuk? Apakah air mata bisa habis? Yuk simak penjelasannya disini.

Menangis adalah suatu proses alami yang terjadi pada manusia. Tanpa diajarkan pun, semua bayi, semua anak, semua manusia bisa menangis karena tangis merupakan fitrah yang melekat pada kemanusiaan.

Arti air mata yang tercurah saat menangis merupakan ungkapan perasaan atas kebahagiaan, kekecewaan juga kesedihan. Menangis bukanlah kesalahan yang harus dihakimi, menangis itu kebebasan jiwa dan menjadi identitas manusia sejak dilahirkan.

Apakah air mata bisa habis? Pertanyaan ini seringkali kita dengar dikalangan masyarakat, tidak mungkin air mata itu bisa habis selama manusianya masih hidup dan minum karena diproduksi terus.

Air mata merupakan cairan mata yang keluar saat manusia mengalami emosi yang kuat. Cairan ini dihasilkan dari proses lakramasi yang merujuk pada kata menangis. Sebenarnya air mata berfungsi untuk melumasi mata agar tetap lembab dan tidak kering.  Namun susunan kimia air mata untuk melumasi, berbeda dengan air mata yang keluar karena emosi.

Baca Juga : Banyak yang Percaya, Benarkah Mata Merah Bisa Menular Melalui Tatapan?


Bagaimana air mata terbentuk?


ilustrasi air mata via lifestyle.okezone.com

Air mata identik berhubungan dengan kesedihan atau kebahagiaan. Proses terbentuknya air mata melalui beberapa proses agar pembentukan air mata keluar secara sempurna. Bagaimana air mata terbentuk? Berikut adalah penjelasan mengenai proses terbentuknya air mata :
  1. Proses pembentukan air mata disebut juga dengan proses lakrimasi. Bahasa lakrimasi diambil dari bahasa latin lacrima yang berarti air mata.
  2. Sistem lakrimal akan menjaga supaya kondisi di mata tetap lembab. Produksi air mata sendiri bertujuan untuk memberikan pelumas alami pada mata beserta mengencerkan dan membasuh partikel-partikel asing yang masuk ke dalam mata.
  3. Dalam proses pembentukannya terdapat dua macam air mata yang akan dihasilkan, yaitu air mata pelumas, yang mengandung air, lemak, dan mukosa, dan air mata aqueus, yang hanya mengandung air sebagai respon dari luapan emosi (menangis) dan iritasi.
  4. Kelenjar air mata dengan nama ilmiah lacrima gland yang terletak di sudut bagian atas mata, tepatnya pada bagian antara kelopak mata dan alis akan secara rutin menyebarkan cairan yang membasahi mata setiap adanya kedipan. Kelenjar inilah yang menjadi produsen pembuat air mata. Meskipun ukurannya kecil seperti buah kenari, tetapi organ inilah yang nantinya akan menyemprotkan aliran air mata.
  5. Air mata muncul melalui saluran keluar yang berada di sudut luar mata kita. Saat mata kita berkedip sehingga lacrima gland menyebarkan air mata ke semua bagian bagian mata
  6. Kemudian air mata akan mengalir melalui lubang di sudut dalam mata melewati saluran lain, untuk berlanjut menuju bidang di belakang hidung (tempat air mata akan diserap oleh tubuh).

Lantas, kenapa air mata asin? Tubuh manusia dewasa setidaknya mengandung secangkir garam. Ketika tubuh mengalami sekresi, secara otomatis akan mengeluarkan garam-garam itu lewat sel. Misalnya, dalam keringat, urine, air liur, dan air mata.

Hebatnya, meskipun terdapat banyak garam di tubuh manusia, air mata dan produk sekresi lainnya tidak memiliki rasa dan bau yang kelewat menyengat. Hal itu karena kadar garam yang dikeluarkan telah diatur sedemikian rupa oleh tubuh, yakni 3 persen saja.

Air mata yang kita keluarkan mengandung beberapa unsur kimia organik dan anorganik seperti natrium, kalium, lipid, lisozim, mucin, laktoferin, dan beberapa jenis enzim. Itu yang membuat mengapa air mata rasanya asin.

Mengapa air mata keluar sendiri? Berdasarkan kidshealth.com, ketika mata berair sebenarnya mata sedang melindungi dirinya sendiri dari pengaruh buruk lingkungan seperti misalnya debu. Mata mengeluarkan air sama seperti ketika Anda menangis.

Air mata melindungi mata dari kekeringan, menjaga kesehatan mata agar tetap lembab, mengeluarkan debu yang mengganggu atau kemasukan benda kecil yang membuat mata tidak nyaman. Namun sebenarnya keadaan mata berair tersebut bisa dengan sendirinya selesai bahkan tanpa Anda mengeluarkan atau meneteskan air.

Apa air mata membatalkan wudhu? 

ilustrasi wudhu via mediamuslimah.com

Berdasarkan pandangan para ulama madzhab dalam masalah ini, berikut ulasannya yang kami kutip dari rumaysho.com.

1. Ulama Hanafiyah
Beliau berpandangan bahwa jika menangis dalam shalat dikarenakan sedih pada musibah, maka itu membatalkan shalat. Karena seperti itu dianggap sebagai kalam manusia (perkara di luar shalat). Namun jika karena mengingat surga dan takut pada neraka, shalatnya tidaklah batal. Seperti itu menunjukkan bertambahnya khusyuk. Sedangkan khusyuk adalah ruh dari shalat.

2. Ulama Malikiyah
Ulama Malikiyah berpandangan bahwa menangis dalam bisa jadi dengan suara atau tanpa suara. Jika menangis tanpa suara, shalatnya tidak batal. Jika dengan suara, shalatnya batal. Sedangkan jika menangisnya dengan suara dan itu atas dasar pilihannya, shalatnya batal. Jika bukan atas pilihannya dan didasari karena sangat khusyuknya, shalatnya tidak batal walaupun banyak. Namun kalau bukan karena khusyuknya, shalatnya batal.

3. Ulama Syafi’iyah
Ulama Syafi’iyah berpendapat bahwa jika menangisnya keluar dua huruf, maka membatalkan shalat karena seperti itu meniadakan shalat. Meskipun ketika itu menangisnya karena takut akhirat. Ini pendapat yang paling kuat dalam madzhab Syafi’i, walau dalam madzhab sendiri ada yang menyelisihi pendapat tersebut.

4. Ulama Hambali
Ulama Hambali berpendapat bahwa jika menangisnya terdiri dari dua huruf, itu muncul karena khasyah (rasa takut yang besar), atau bahkan sambil tersedu-sedu, tidaklah membatalkan shalat. Karena seperti terhanyut dalam dzikir. Begitu juga kalau seseorang tidak khusyuk lalu menangis dalam shalat, shalatnya batal.

Baca Juga : Jika Terpaksa Tak Ada Air, Ini Niat Mandi Wajib dengan Tayamum

Nah, itulah penjelasan terkait air mata yang dapat kami sampaikan. Semoga penjelasan di atas bermanfaat dan menambah wawasan bagi kita semua. Mohon maaf jika ada kekurangan ataupun kesalahan.